Hanami Surprise [Fanfiction]

Title            : Hanami Surprise

Author       : Leader Minra

Main Cast : A.N.Jell and A-sin member

Length       : Oneshot

Genre         : Still Romance Comedy

########################################

 

*****Prolog

Malam itu tampak keempat yeoja sedang sibuk membereskan barang-barang mereka. Telepon mendadak yang mereka terima memaksa mereka berempat menghentikan semua kegiatan dan mulai membereskan barang-barang mereka. Tanpa terasa 1 jam sudah berlalu sejak mereka menerima telepon mendadak itu, namun belum ada satupun yang berkomentar. Mereka terus saja memasukkan baju dan berbagai macam barang-barang yang harus dibawa dalam diam. Tiba-tiba salah seorang yeoja yang terlihat paling kalem berdiri dan menghentikan semua aktivitasnya. Serentak ketiga yeoja lain menghentikan aktivitas mereka dan memandang heran pada si kalem.

“baiklah…. karena semua keqnya sibuk. Biar aku yang ngomong duluan.”

Mhhhh……………..

yeoja itu menarik nafasnya pelan, menahannya sejenak dan,,,,,,,

 

“KYAAAAA>>>>>> KITA BAKAL PROMO TOUR KEJEPAAAANNGGGGG……”

 

Tanpa aba-aba yeoja tersebut mengeluarkan lengkingannya. Ketiga yeoja lainnya serentak berdiri kaget. Sejurus kemudian mereka tertawa bersama dan mulai menari-nari mengelilingi ruangan itu sambil tertawa-tawa riang. Benar-benar pemandangan yang sangat kontras dibanding semenit sebelumnya.

 

***Soyeon’s POV

 

“KYAAAAA>>>>> KITA BAKAL PROMO TOUR KE JEPAAAANNGGGGG……”

 

Teriakan Eunhwa eonnie menggema dalam dorm kami. Inilah bukti dahsyatnya berita tadi untuk kami. Bahkan yeoja kalem layaknya angel seperti Eunhwa onnie pun histeris dan tidak bisa menahan diri. Sejenak kami terpaku dan detik berikutnya semua mulai menari-nari sambil tertawa riang.

 

“onnie, tadi manajer onnie ngomong apa aja?” kuajukan pertanyaan pada eunhwa onnie yang tadi menerima telepon.

 

“mmmmm,,,,,, katanya kita harus siap-siap malam ini. Besok pagi bakal berangkat promo tour ke Jepang. Jadi band pembuka buat konser gitu kalo ga salah.” Eunhwa onnie menjelaskan.

 

“tapi kok tiba-tiba ya?” Risung onnie mengutarakan keheranannya.

 

“iya, aku juga bingung. Kenapa manajer onnie ngasih twnya tiba-tiba amat.” Eunhwa onnie menimpali.

 

“kemaren kan rencananya bukan kita band pembukanya. Tapi gara-gara band yang dipesan ga bisa nongol, jadinya kita yang diminta.” Minra onnie menambahkan.

 

“ooo,,, gitu ya. Trus, onn tw ga siapa band yang batal tampil itu?” Risung onnie mendahului pertanyaanku.

 

“Molla. Manajer onnie tadi ga bilang. Katanya dia juga ga tw siapa. Sudah, ayo tidur. Besok kita bakal terbang lama, pasti cape banget.” Minra onnie menambahkan.

 

*****Risung’s POV

Aku merebahkan tubuhku, mencoba melepaskan penat. Kami baru saja sampai di apartment yang akan kami tempati selama di Jepang. Manajer onnie belum memberi tahu berapa lama kami akan tinggal, tapi karena konser itu berlangsung besok dan lusa malam, maka mungkin kami akan tinggal sampai saat itu. Aku menoleh ke arah Minra onnie yang sedang bersiap-siap. Sebentar lagi dia harus menemui manajer onnie untuk bertemu dan membicarakan soal penampilan kami selama disini. Kami bahkan belum tw band apa yang akan didebutkan ini.

 

“Risung-ah, onnie berangkat dulu. Jangan kemana-mana sampai onnie balik. Jagain tuh si angel sama maknae. Annyeong.”

 

Minra onnie berlalu meninggalkanku. Akupun beranjak dari tempat tidurku. lapar. Aku ingin makan ayam. Nyaamm,,nyaammm,,,,

 

Kubuka kulkas mencari sesuatu yang bisa kumakan. Sepertinya manajer onnie sudah mempersiapkan bahan makanan, bisa makan ayam deh😀

 

“Eunhwa-ah,,, maknae,,,, ayo makan. Onn sudah masak ayam nih.” Kupanggil dua dongsaengku untuk menikmati makanan. Tapi yang muncul hanya si banana maknae. Kemana angel?

 

“Soyeon, mana eunhwa? Kok ga ikut kesini? Dia ga lapar?” kutatap maknae kami yang sedang mengucek-ucek matanya. Mungkin dia baru bangun tidur.

 

“mollayo onnie. Aku baru bangun. Tapi sepertinya Eunhwa onnie pergi bareng Minra eonnie. Nemenin, katanya kasian sama uri leader.. Aku ga denger jelas. Lagi ngawang tadi.” Uri maknae mencomot sepotong ayam goreng dan mulai menyantapnya. Tampak sekali kalo dia kelaparan.

 

“ow begitu. Eunhwa memang angel.” Akupun mulai menyantap makanan yang ada. Seluruh inderaku langsung merespon begitu aku menelan potongan ayam pertama. Aku merasa lebih baik.

 

****Minra’s POV

Kami berjalan memasuki ruangan direksi. Rapat direksi kali ini akan kami hadiri karena menyangkut penampilan kami besok malam sebagai band pembuka. Aku bahkan belum tw siapa band yang akan debut kali ini. Pasti band baru Jepang, mungkinkah kami bisa bergaul baik. Kulirik Eunhwa yang mendapingiku kali ini. Dia tidak menampilkan ekspresi apa-apa, sepertinya aku tidak usah memikirkan hal itu dulu.

 

Tiba-tiba pintu terbuka dengan cepat. Seorang namja memasuki ruangan dengan mimik serius dan mata elang yang menatap tajam. Dia sama sekali tidak terlihat seperti orang Jepang. Apa dia punya darah campuran sepertiku?

 

“siapa yang akan menjadi band pembuka kami?” tanpa basa-basi dia mengajukan pertanyaan tersebut pada dewan direksi. Aku kaget, dia bicara dalam bahasa korea. Jadi benar, sepertinya dia bukan orang Jepang.

 

“ah,,,, Tae Kyung-ssi. Rupanya kau sudah sampai. Kenalkan, mereka adalah girlband yang akan menjadi band pembuka untuk debut kalian besok. Mereka juga baru beberapa bulan yang lalu didebutkan di Korea.” Seorang ahjussi yang nampaknya adalah pimpinan dewan direksi ini berdiri dan memperkenalkan kami.

 

“Oooo,,,, girlband. Pantas!!!” kudengar dia menggumam pelan. Apa maksudnya itu. Sombong sekali.

 

“ya,, apa maksudmu dengan…..”

 

Belum sempat aku melanjutkan ucapanku, masuklah 3 namja lain keruangan ini. Tampaknya mereka adalah member dari band namja ini. Apa mereka senyolot dia aku tak tahu. Semoga saja tidak.

 

“ahh,, kalian sudah lengkap. Minra-ssi, Eunhwa-ssi, ini adalah member lengkap anjell. Band yang akan kami debutkan. Sebelumnya mereka sudah didebutkan di Korea beberapa bulan sebelum kalian debut. Pembicaraan selanjutnya akan kita lakukan besok. Tolong bawa semua member a-sin.” Pimpinan direksi menutup rapat malam itu.

 

Aku baru tahu, inti rapat malam ini hanya mengkonfirmasikan kedatangan kami, perkenalan kedua grup akan dilakukan besok. Kutarik Eunhwa yang sepertinya terpaku menatap salah satu namja yang baru masuk tadi. Namja dengan tubuh tinggi dan mata teduh (?). mungkinkah eunhwa mengenalnya?

 

****Eunhwa’s POV

Aku membalikan tubuhku untuk kesekian kalinya. Sudah sejak tadi aku mencoba untuk tidur, tapi tidak bisa. Aku kembali membayangkan wajah tadi. Mata yang teduh, senyum yang menenangkan. Sayang aku belum tw namanya. Dia begitu mirip dengan Yonghwa oppa. Orang yang kukagumi.

 

(emang dia dodol, eunhwa pabo :p *author gemess sama angel*)

 

Aishh,,, sudahlah. Lama-lama ga tidur juga ni malam kalo mikirin tuh makhluk mulu. Besok juga ketemu. Aku kan bisa tw namanya besok. Aku memejamkan mata, mencoba mengusir bayangan itu dari benakku.

 

*****Minra’s POV

Aku kembali memikirkan ucapan namja dingin tadi siang. Aishhh,,,, ada apa dengan orang itu. Apa maksud kalimat terakhirnya tadi. Bikin gemes aja. Apa dia pikir dia lebih baik. Dasar, mata elang. Kubalikkan tubuhku mencoba tidur. Tidak ada gunanya memikirkan kata-katanya. Toh besok bisa kutanyakan.

 

*****Risung’s POV

Aku memperhatikan Minra onnie dan Eunhwa. Mereka tampak lesu, sepertinya mereka kurang tidur. Mungkinkah ada yang terjadi kemarin? Kami sudah tertidur saat mereka pulang. Tidak sempat lagi menanyakan hasil rapat kemarin.

 

“Eonnie,,,,eunhwa-ah. Kemarin ngapain aja, ada yang salah? Kalian berdua keqnya kurang tidur deh.” Tak tahan lagi aku langsung mengajukan pertanyaan.

 

“Andwae. Kemarin Cuma ngomongin konfirmasi kehadiran kita. Sekarang baru kita bakal kenalan langsung sama band yg mo didebutin.” Minra onnie menjawab pertanyaanku cepat. Terlalu cepat.

 

“ne, onnie. Gwaenchanayo. Kemarin memang sempat ketemu mereka sih, Cuma belum dikenalin. Rencananya ntar kenalan sekalian latian bareng sebelum perform.” Eunhwa menambahkan.

Aku diam. Kalo gitu, kenapa mereka tampak berbeda. Eunhwa terlihat bahagia. berseri-serikah wajahnya itu?! Sementara eonnie tampak tidak puas. Apa yang mereka pikirkan ya.

 

“turunlah. Kita sudah ditunggu.” Suara manajer onnie mengejutkanku. Kami bergegas turun dan memasuki gedung manajemen itu. Saat memasuki ruangan, nampaklah 4 namja yang berdiri berjejer menyambut kami. Seorang namja dengan rambut pirang dan wajah imut menarik perhatianku. Dia mengingatkanku pada Onyu. Aishhh,,,, King, sedang apa kau disana?

 

Kami lalu mengambil tempat di depan mereka. Aku kebagian tempat disamping Minra eonnie tepat berhadapan dengan namja bermata teduh. Aishhh,,, kenapa bukan aku yang duduk di tempat Eunhwa. Dia tepat berhadapan dengan si pirang. Sedangkan uri maknae berhadapan langsung dengan namja terpendek di grup ini.

 

“baiklah, karena semua sudah lengkap, kita mulai saja rapat ini. Pertama-tama silahkan perkenalkan grup kalian masing-masing beserta membernya.” Suara seorang ahjussi terdengar dari arah kiri kami, aku menoleh mencarinya. Tampaknya yang bicara adalah manajer mereka, sebab manajer noona juga ikut duduk disamping ahjussi itu.

 

“Hwang Tae Kyung, Anjell Leader imnida. Posisiku vokalis.” Namja dengan mata elang yang duduk di depan Minra eonnie memperkenalkan dirinya. Ternyata dia leader toh, pantas saja tempatnya didepan Onnie. Kalo begitu si mungil yang ada di depan maknae itu pasti yang termuda di antara mereka.

 

“Kang Shin Woo imnida. Gitaris.” Sekarang giliran namja bermata teduh di depanku yang bersuara.

 

“Jeremy imnida. Posisiku drummer Anjell.” Si pirang akhirnya mendapatkan gilirannya. Ternyata dia drummer, itu artinya dia akan nyambung kalo ngomong sama Minra Eonnie. Sedangkan aku, harus puas dengan si mata teduh. Aigoooo…..

 

“Go Mi Nam Anjell maknae imnida. Aku Keyboardist Anjell.” Benar kan tebakanku. Dia maknae. Posisinya tidak ada dalam grup kami, sama seperti posisi Eunhwa yang tidak ada dalam grup mereka.

 

“Anjell imnida.” Mereka membungkuk bersamaan.

 

“Park Minra, A-sin leader imnida. Drummer. Vokal” Minra onnie memperkenalkan dirinya singkat.

 

“Shin Risung imnida. Gitaris. Vokal” Kukenalkan diriku cepat.

 

“Shin Eunhwa imnida. Bassist. Vokal” Eunhwa juga mengikuti jejak kami berdua.

 

“Kim Soyeon maknae A-sin imnida. Lead Vokal.” Soyeon berbicara sambil menatap si maknae Anjell. Aish,,, jangan bilang dia tergoda pada orang itu.

 

“Uri neun A-sin imnida. Bangapsumnida.” Kami membungkukkan badan serentak.

 

Setelah perkenalan selesai, kami mulai mebicarakan teknis perform nanti malam dilanjutkan latihan. Selama latihan berkali-kali Eunhwa melirik Shinwoo sang gitaris Anjell. Mungkin dia tertarik pada namja itu, sama seperti aku yang tidak bisa melepaskan mataku dari namja pirang itu. Caranya menggebuk drum sangat powerful. Aku penasaran, bisakah dia bernyanyi. Sejauh ini yang menyumbang suara selain main vokalnya adalah si maknae Minam. Sepertinya dia adalah side vokal Anjell. Latihan break. Aku menoleh mencari Minra eonnie. Aha itu dia. Sepertinya mereka terlibat pembicaraan antar leader.

 

*****Minra’s POV

Aku menghempaskan tubuhku di depan si mata elang ini. Ngapain coba dia manggil aku. Pasti mau ngomong aneh-aneh lagi.

 

“kau leader?” dia bertanya singkat. Aku mengangkat alisku, bukannya tadi udah perkenalan ya, emang dia budek apa, pake nanya lagi.

 

“ne.” Singkat jawabanku.

 

“aku juga.” Aku sudah tw bodoh. Kan tadi kenalan. Apa maksudnya sih. Ga penting banget deh.

 

“siapa yang memberi nama grupmu?” dia bertanya lagi.

 

“entahlah aku lupa. Kalo tak salah itu usulan si maknae. Waeyo?” aku balik bertanya.

 

“Gwaenchanayo. Aku suka. Nama yang bagus. Simpel dan gampang diingat.”

 

Dia tersenyum dan memandang tepat padaku. Aku terpana. Senyumannya membuat dia terlihat sangat berbeda. Dan mata elang itu, rasanya seperti bisa melihat sampai menembus organ-organ tubuhku. Sejenak aku merinding. Tanpa sadar wajahku memanas. Omo,, semoga saja wajahku tidak memerah.

 

“Gamsahamnida.” Aku membungkuk kaku. Entah apa yang harus kulakukan. Situasi ini diluar perkiraanku.

 

“onnie,,,,,”

“hyung,,,,,”

 

Dua suara terdengar bersamaan dari arah kiri dan kanan kami.

 

 

*****Eunhwa’s POV

“Onnie….”

“hyung….”

 

Aku memanggil onnie bersamaan dengan sebuah suara yang memanggil si mata elang. Ternyata itu suara si mata teduh yang mirip Yonghwa oppa.

 

(dibilangin itu emang dia kok. Eunhwa nih parah :D)

 

“aku lapar, makan yuk.” Aku mengucapkan kalimat itu bersamaan dengan si mata teduh. Kami sama-sama terhenyak dan saling bertatapan. Omo, dia tersenyum. Ottokhajo??? Refleks aku menunduk.

 

“mwo? Oh iya. Sekarang waktunya makan. Bagaimana kalau kita makan bersama?” Si Leader Anjell malah mengajukan usul yang parah.

 

“aniyo. kau pergilah duluan bersama mereka. Onnie masih harus bertemu manajer onnie buat ngurusin kostum buat nanti. Ajak Risung atau Soyeon saja.” Minra eonnie menoleh ke arahku. Hey, apakah wajahnya memerah.

 

“kau tak ikut? Fitting kostum kan setelah ini.” Tae Kyung oppa tidak jadi berdiri mendengar kata-kata Minra eonnie.

 

“ne. Tapi tadi manajer onnie memintaku tinggal sebentar.” Minra onnie menjawab lagi. Masih saja dia memandangiku.

 

“Hmmmmm,,,, kalo gitu Shin Woo kau pergilah bareng dia. Temani dia makan. Aku akan menemani Minra disini.” Si mata elang membuat keputusan cepat yang semakin membuatku  panas dingin. Makan berdua dengannya? Ottokhajo?

 

“ah, gwaenchanayo. Kau tak perlu menemaniku. Aku bisa…”

 

“aniyo. Aku akan tinggal.” Lagi-lagi si mata elang berbicara. Kali ini sorot matanya langsung mengarah pada Minra Onnie. Tidak ada pilihan lain, aku mengikuti Shinwoo oppa yang menungguku.

Aigoo….. apa aku bisa makan siang ini???

 

****Risung’s POV

“Ya~ namamu Risung kan?!! Makan bareng yuk. Kajja!!” tiba-tiba tangan seseorang sudah menarik tanganku. Tangannya terasa hangat di telapak tanganku yang mulai basah.

 

“mwo? Ah, gamsahamnida. Tapi aku menunggu onnie dan saengdeulku.” Aku mencoba menolak ajakannya. Aishh,,, kenapa pula dia pake acara megang tanganku. Ga tw apa aku keringatan gini jadinya.

 

“Aniyo. Tadi kulihat Shinwoo hyung pergi bersama dongsaengmu yang bassist itu. Lalu Minam dan maknaemu juga tampaknya sudah duluan. Sedangkan Tae Kyung Hyung pergi bersama leader kalian ke ruang ganti. Mungkin mereka ada urusan. Jadi tinggal kau dan aku. Kajja!!!”

 

Dia menarik tanganku sekali lagi. Kali ini aku pasrah. Pikiranku blank, tak tahu apa yang harus kukatakan.

 

****Soyeon’s POV

“Aishh,,,,, onniedeul kemana sih. Tega banget ninggalin aku. Jadinya wandering around sendirian deh keq anak ilang. Ditelpon juga ga bisa. Sebeeeelllll.” Aku berteriak kesal ke arah taman. Sungguh menyebalkan sendirian seperti ini. Tadinya ada Minam oppa, tapi sekarang entah kemana makhluk itu. Padahal kan dia yang ngajak aku makan siang bareng.

Pletak… aku menendang udara kosong saking kesalnya.

Tapi,,,,

Keseimbanganku hilang, aku akan mencium lantai. Kucoba menggapai, tapi tanganku mencapai udara kosong. Mati aku.

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa………………………….” eh, kok aku ga menyentuh lantai. Perlahan kubuka mataku. Ternyata ada sepasang tangan kokoh yang melingkari pinggangku. Menahanku agar tetap ditempatku.

“Ahh,,,gamsahamnida Minam-ssi.” Aku membungkukkan badanku ke arahnya. Untung saja ada dia. Entah apa yang terjadi kalo dia ga ada tadi.

“Panggil aku oppa. Yuk makan.” Ia menarik tanganku tanpa menunggu jawabanku. Oppa? Hehe,, aku senang dia menyuruhku memanggilnya oppa.  Itu tandanya kami akrab kan?!!

 

****Minra’s POV

Sebenarnya apa sih maunya orang ini. Kenapa selalu mengikutiku kemana-mana. Masa iya dia mau nemenin aku. Ga mungkin banget.

 

“Minra-ah. Makan siang yuk. Sudah selesai kan semuanya?” tiba-tiba saja dia sudah berdiri dibelakangku. Sebelum aku menjawab dia sudah menarik tanganku keluar dari ruangan itu.

 

*ini dari tadi member A.N.Jell sukanya langsung maen narik aja ya. Ga sopan xD*

 

Dia terus menarikku sampai ke atap gedung.

‘Katanya mau makan, kok malah kesini sih?! Mau ngapain nih dia?’ Aku mulai berpikir yang tidak-tidak. Mana ada orang ngajak makan siang malah ke atap. Aku berusaha menahan langkahnya, tapi dia terlalu cepat untukku. Kemudian aku melihat pintu menuju atap. Bagaimaa ini, sebentar lagi kesempatanku untuk kabur bakal hilang. Aku membalikkan tubuhku, daaaaaaannnn,,,,,,,,,,,,, terlambat.

Tangannya sudah meraih handle pintu dan membukanya.

 

Aku shock. Apa yang tampak di depan mataku benar-benar berbeda. Atap gedung sudah dirubah menjadi sebuah taman lengkap dengan kursi-kursi untuk santai, dan juga meja-meja kecil layaknya kafe.

 

“welcome to roof cafe.” Si mata elang berbisik pelan. Ia tertawa melihat ekspresiku. Dia kemudian menarikku ke pojok kafe, dan disana ternyata sudah ada Risung-Jeremy serta duo maknae kami. Tapi, kemana Eunhwa? Aku menoleh ke segala arah mencoba mencari Eunhwa. Tapi aku tak bisa menemukannya.

 

“sebentar lagi mereka datang, duduklah.” Tae Kyung mendudukanku di kursi disamping Risung. Aku menoleh pada Risung mencoba bertanya, tapi dia juga mengangkat bahunya tak mengerti. Kutatap Soyeon dan dia malah mengeleng pelan.

Aigooo,,,,, ada apa ini sebenarnya. Kemana pula si Eunhwa menghilang.

 

****Eunhwa’s POV

Sebenarnya kemana dia membawaku. Sejak tadi kami hanya berjalan-jalan mengelilingi gedung yang luasnya minta ampun ini. Aku bahkan belum makan siang dan perutku semakin melilit. Tapi aku tak berani bertanya. Kupandangi tangannya yang mengenggam erat tanganku. Omo~ berapa lama lagi aku harus begini. Bisa-bisa aku pingsan disini. Sejak tadi tanganku sudah berkeringat dingin. Aku tak sanggup.

 

“kemana,,,”

 

Saat aku akan bertanya tiba-tiba dia membuka pintu menuju atap. Dan apa yang tampak didepanku sangatlah jauh dari apa yang kubayangkan. Perlahan ia mengajakku duduk dan berkumpul bersama member lain yang ternyata sudah ada disitu, entah sejak kapan.

 

Tiba-tiba tanpa aba-aba apapun kelopak bunga mulai berjatuhan ke arah kami.

‘hey, darimana asalnya benda ini?’ aku menangkap satu kelopak yang mampir di rambutku.

 

“Nggg,,,,,, ini apa maksudnya? Kok kesini? Bukannya kita ada fitting kostum buat acara nanti malam?” aku menoleh ke arah Yonghwa eh Shinwoo oppa.

 

“ini kelopak bunga sakura. Sekarang waktunya sakura mekar. Karena itu kami mengajak kalian untuk hanami bareng.” Shinwoo oppa menjawab sambil menyematkan kelopak bunga itu ke rambutku.

 

“Hanami?” terdengar suara Soyeon heran. “apa itu?” kali ini suara Risung onnie yang menyambung.

 

“hanami itu acara melihat bunga sakura bareng. Biasanya sama keluarga, teman” atau orang terdekat kita.” Minra onnie yang menjawab pertanyaan kami.

 

“oooo,,,,,tapi,  mana pohon sakuranya?” Risung onnie bertanya. Ya aku juga penasaran. Sejak tadi tak ada satupun pohon  sakura yang kulihat. Mana mungkin melihat sakura tanpa pohon sakura.

 

“itu,,,” Gominam akhirnya membuka suaranya. Di menunjuk ke belakang kami. Dan disanalah berdiri gagah sebatang pohon sakura besar yang terlihat sangat kokoh dan indah..

 

********Epilog

Sejenak lamanya member Anjell dan A-sin terpaku menatap pohon sakura itu. Keempat member saling bertukar pandangan diam-diam tanpa mereka sadari. Perlahan namun pasti mulai tercipta kedekatan diantara mereka. Tidak ada lagi suasana kaku dan canggung antara anggota. Tanpa sadar, tangan keempat member saling bertautan, menadakan awalnya suatu hubungan. Sepertinya konser debut Anjell malam itu akan sukses dan membawa kenangan indah tersendiri bagi semua member. Hal ini berkat Hanami surprise yang hanya ada di Jepang.

 

>The End

 

One thought on “Hanami Surprise [Fanfiction]

  1. Pingback: Annyeonghaseyo… A-sin Imnida ^^ [Share] « I am Hottest ♔ Queen's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s