The Day at The Park [Fanfiction]

Annyeong again. . .

hari ini lagi semangat gitu yaa ngepost,, hhehe,

masih tentang FF A-sin by uri leader,

cekidottt…

Title      : The Day at The Park

Author : Leader Minra

Cast      : A-sin and SHINee Member

Genre   : Romance, Comedy, Family

Length : Oneshoot

 

##############################################

 

** Author’s POV**

 

Siang itu dorm SHINee tampak sepi. Seluruh member sedang melakukan kegiatan masing-masing. Key dengan eksperimen resep barunya, Minho yang sedang tidur di ruang tamu, Jonghyun tampak mengutak-atik hp sejak tadi, dan leader mereka yang sedang mengganti-ganti channel TV untuk mencari siaran yang menarik sambil menikmati potongan-potongan ayam. Berbeda dengan mereka berempat, si maknae Taemin malah sedang memperhatikan hyungdeul-nya yang sibuk dengan kegiatan masing-masing.

 

“arggghhhhhhhhhhhhhh,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,” tiba-tiba Taemin menjerit begitu keras sehingga menyebabkan Jonghyun dan Onew langsung melempar hp dan remote yang sedang mereka pegang. Sementara itu didapur, key melepaskan wajan yang sedang dipegangnya dan terburu-buru berlari untuk melihat keadaan. Sementara Minho, hanya membuka matanya sekilas, berbalik dan kembali terlelap.

 

“ada apa Taeminnie? Kenapa kau berteriak begitu?” Onew dan Key serempak bertanya. Jonghyun hanya menatap dongsaenya itu dengan tatapan apa-kau-sudah-gila?.

 

“ aku bosan hyung. Kenapa kalian bisa begitu asyik sih. Apa asyiknya memelototi hp seharian? Mengganti-ganti channel padahal sudah tw ga ada siaran yang menarik. Bahkan Minho hyung bisa dengan santainya tidur.” Taemin mengeluarkan uneg-unegnya.

 

“bosan? Jadi kau pengen ngapain? Ayo belajar masak sama umma!” Key merangkul bahu Taemin mengajaknya ke dapur.

 

“Shiro. Aku pengen jalan-jalan hyung. Bukan diam di rumah. Kita kan udah lama ga jalan-jalan. Ayolah hyung. Masa betah banget sih diam dirumah.” Taemin merengek-rengek pada Onew. Mencoba membujuk sang leader untuk mengabulkan keinginannya.

 

“ne, baiklah. Kita jalan-jalan. Tapi besok saja ya. Sekarang sudah siang, tidak ada tempat yang bisa kita kunjungi lagi.” Onew akhirnya mengalah juga. Tidak tega rasanya melihat dongsaengnya seperti itu.

 

“tapi aku pengennya sekarang hyung. Aku bosan. Ya ya ya…. umma, ayo pergi. Kita bisa ke taman hiburan kan?! Kau juga mau kan hyung” taemin terus mendesak untuk pergi. Dia bahkan membujuk Key dan Jonghyun.

 

“arraso,,arraso,, kita berangkat sekarang. sudah sana siap-siap.” Key akhirnya tidak tega melihat wajah Taemin yang sudah sangat memelas. Toh kami memang sudah lama tidak jalan-jalan. Begitu batin Key. Taemin bergegas masuk kekamarnya bersiap-siap. Apalagi kalau bukan menyiapkan kostum penyamaran. Dia berniat menikmati liburan bareng hyungnya yang jarang terjadi.

 

“Hyung,, tidak apa-apa kan?!! Aku tidak tega melihatnya seperti itu.” Key menatap Onew dan Jonghyun meminta persetujuan. Sepertinya ia merasa bersalah karena mengiyakan permintaan Taemin.

 

“ne, gwenchana. Kalian juga segera siap-siap. Dan jangan lupa bangunkan dia.” Onew menunjuk Minho yang masih tetap tertidur lelap tanpa memperdulikan keadaan sekitar.

 

“hyung, kalo aku telepon member A-sin boleh? Biar lebih rame. Kan asik kalo bisa rame-rame.” Tiba-tiba key nyeletuk sebelum Onew menghilang dibalik pintu kamarnya.

 

“Ummmm,,,,,,, ne, boleh. Lebih rame sepertinya lebih menarik.” Onew mengiyakan. “tapi jangan lupa ingatkan mereka untuk menyamar.” Sambungnya.

 

“beres hyung.” Key bergegas mengambil hpnya dan mendial nomor Minra untuk meberitahukan rencana mereka. Sementara itu Jonghyun sudah berhasil membangunkan Minho dan memberitahu rencana mereka.

 

“kita akan jalan-jalan? Asyik. Ajak member A-sin dong.” Minho ternyata sangat antusias dengan rencana itu.

 

“udah. Mereka ikut mobilmu ya? Kasian kalo harus menyetir sendiri.” Jonghyun menepuk kepala Minho.

 

“jangan. Mobil Minho sudah sangat dikenal fans. Kita pakai saja mobil mereka dua-duanya. Sepertinya fans belum mengenal mobil mereka dengan baik.” Key mengingatkan setelah menutup telepon.

 

“benar juga. Baiklah. Sekarang aku mau siap-siap.” Minho beranjak kekamarnya menyiapkan alat-alat penyamarannya.

 

Beberapa saat kemudian mereka sudah siap dan berangkat ke taman hiburan terletak di pusat kota. Selama perjalanan Taemin terlihat sangat gembira. Tidak henti-hentinya dia menoleh pada Minho yang sedang menyetir. Senyuman terus menerus tersungging di bibirnya. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 45 menit, sampailah mereka di tempat yang dituju. Member SHINee segera turun diikuti dengan member A-sin. Kali ini penyamaran mereka cukup berhasil karena sepertinya tidak ada yang mengenali mereka.

 

 

*********

“oppa, ada angin apa kalian tiba-tiba mengunjungi taman hiburan?” Eun hwa bertanya pada Minho yang berjalan disampingnya.

“Haah,, entahlah. Yang aku tahu Key hyung membangunkanku dan menyuruhku siap-siap. Katanya kami akan ke taman hiburan dengan kalian. Jadi aku ikut saja. Waeyo?” minho menatap Eunhwa.

 

“Aniyo. Hanya saja tidak biasanya seperti ini. Kalau begitu, kita naik itu yuk oppa.” Eunhwa menunjuk wahana coffe cup yang berada di depan mereka.

 

“Hyung, kami mau naik itu ya. Nanti kita ketemu lagi disini. Bye hyung.” Tanpa menunggu jawaban dari hyungnya Minho menarik tangan Eunhwa ke arah coffe cup.

 

“Kalo begitu, kita juga kesana yuk oppa. Risung menarik tangan Onew menuju kincir angin raksasa yang terlihat tidak jauh dari tempat mereka berdiri.

 

Kepergian Onew dan Minho diikuti Jonghyun dan So yeon yang menuju wahana rumah hantu. Setelah mereka pergi tinggallah Key, Minra dan Taemin yang terpaku belum menyadari bahwa semua orang sudah pergi bersenang-senang.

 

“Hyung, kalau kau ingin pergi dengan Minra noona silahkan. Aku tidak apa-apa.” Taemin mengucap pelan sambil memalingkan kepalanya ke arah lain.

 

“Ah, Taem kita naik itu yuk. Kajja!” tiba-tiba Minra menarik tangan Taemin menuju wahana tornado yang memiliki ketinggian 60 meter dari atas tanah.

 

Key hanya tersenyum dan mengikuti mereka menaiki wahana menakutkan itu. Selama permainan Taemin terlihat sangat gembira. Berbeda dengan Key yang pucat karena tidak suka ketinggian. Setelah menaiki wahana tersebut mereka mencoba wahana roller coaster dan berbagai macam wahana yang ada. Key dan Minra berpandangan dan sama-sama tersenyum. Key menggerakkan bibirnya membentuk kata Go-Ma-Wo yang dibalas anggukan oleh Minra. Selama menikmati wahana tersebut tidak jarang Minra hanya menunggu dibawah ketika Key dan Taemin mencoba beberapa wahana yang sama untuk kedua kalinya. Terkadang Key membiarkan Minra dan Taemin bersenang-senang berdua di wahana lain yang melibatkan ketinggian. Namun saat mencoba wahana rumah hantu taemin berkeras untuk tidak ikut dan memaksa Key dan Minra masuk berdua.

 

“Pergilah hyung, noona. Aku akan menunggu di pintu keluar. Aku tidak apa-apa. Aku tidak ingin masuk ke tempat itu. Aku takut.” Taemin mendorong Key dan Minra untuk masuk.

 

“Hyung,, hati-hati ya. Jaga noona.” Taemin mengedipkan matanya pada Key.

 

“Aishh,,, anak itu. Rupanya dia sengaja. Gomawoyo Taem.” Key berbisik sebelum masuk.

 

******

Sementara itu ditempat lain,,,

“Apa kau lapar? Aku ingin makan. Kita sudah terlalu banyak menikmati wahana disini. Ottokhe?” Minho bertanya pada Eunhwa.

 

“ne, aku lapar. Tapi apa tidak sebaiknya kita menunggu yang lain? Bagaimana kalau mereka juga menunggu kita?” Eunhwa menjawab dengan lebih bijaksana.

 

“benar juga. Kalau begitu kita main itu yuk.” Mereka mendekati wahana uji tembak yang memajang berbagai macam boneka. Minho mencoba menembak untuk memenangkan sebuah boneka. Namun dasar tidak bakat, tidak ada satupun tembakannya yang mengenai sasaran.

 

“hahaha,, oppa kau bukan penembak yang baik. Sudahlah.” Eunhwa menertawakan Minho yang tidak bisa mengenai sasaran bahkan untuk hadiah ketiga.

 

“aisshhh,,,,,, kalau begitu yuk kita pergi.” Minho menarik tangan Eunhwa menuju permainan lainnya.

 

“oppa, aku lapar.” So Yeon menarik-narik lengan baju Jonghyun yang sedang menikmati kembang kapas.

 

“Lapar? Hmm,,, benar juga. Kalau begitu kita makan. Tapi sebaiknya kita berkumpul dulu dengan yang lain ya.” Jonghyun mengeluarkan hpnya dan menelepon member lain.

 

“Ri sung-ah, ayo kesana. Jonghyun menelepon dan meminta kita berkumpul. Katanya mereka sudah lapar. Aku juga lapar, ingin makan gulai ayam. Kajja!!” Onew membawa Risung menuju tempat perjanjian mereka.

 

Sesampainya disana mereka hanya bertemu pasangan Minho-Eunhwa dan Jonghyun-So Yeon. Key, Minra dan Taemin tidak tampak dimanapun.

 

“Mana Key dan Taem?” onew bertanya pada Jonghyun begitu mereka berkumpul.

 

“Entahlah hyung. Aku belum melihat mereka. Mungkinkah mereka pulang duluan. Sepertinya aku tidak melihat mereka sejak tadi.” jawab Jonghyun.

 

“tidak mungkin. Onnie tidak mungkin pulang duluan. Mereka pasti ada di suatu tempat.” Risung membantah.

 

“Kasihan mereka, terpaksa mengurus Taem berdua saja. Bukankah seharusnya kita bersenang-senang bersama hyung. Tadi Taemin bilang begitu kan?!!” Minho menimpali.

 

“kau benar. Seharusnya kita tidak berpisah. Aduh,,, apa yang kupikirkan. Seharusnya aku bisa menjaga keutuhan kita. Taem pasti kecewa karena kita jalan sendiri-sendiri. Kajja, kita cari mereka!!” onew langsung mengajak semua member yang ada untuk mencari ketiga member lain yang lenyap.

 

Mereka memutari taman hiburan berulang kali. Mencoba menemukan dimana ketiga makhluk yang berkostum samaran berada. Namun meskipun sudah berulangkali mencari, mereka tetap saja tidak menemukan sosok ketiga orang tersebut.

 

“bagaimana ini hyung, hari sudah semakin malam. Sebentar lagi taman hiburan ini tutup. Kalo kita tidak bisa menemukan mereka, kita terpaksa pulang berenam.” Jonghyun mengemukakan kekhawatirannya.

 

“bagaimana kalau kita berpencar. Itu akan semakin cepat.” Usul Eunhwa.

 

“Tidak. Sebentar lagi tempat ini tutup. Kita tidak bisa mengambil resiko terpisah lagi. Lebih baik kita cari sekali lagi.” Risung menolak usul Eunhwa.

 

Akhirnya mereka sepakat untuk mencari lagi. Semua tempat kembali mereka datangi. Tanpa terasa sudah seluruh tempat mereka kunjungi untuk mencari ketiga orang tersebut, namun tetap saja tidak seorangpun yang bisa mereka temukan.

 

“ayo kita cari di depan, mungkin mereka menunggu kita disana.” So Yeon tiba-tiba mengajukan usul.

 

“baiklah. Ayo.” Mereka segera menuju bagian depan taman hiburan. Dalam perjalanan ke gerbang taman, mereka akhirnya menemukan ketiga makhluk tersebut. Ternyata tiga makhluk yang sedang mereka cari sejak tadi sedang asyik menikmati makan malam bersama dengan menu gulai ayam yang sangat diidam-idamkan Onew sejak tadi.

 

“Aigoo,,, kalian ini. Kami sudah berputar-putar mencari kalian ternyata kalian asyik makan disini. Kalian benar-benar kejam.” Jonghyun langsung menjitak kepala kedua dongsaengnya itu.

 

“loh, apa salahnya hyung? Bukankah kalian tadi yang pergi sendiri-sendiri. Jadi tidak apa-apa kan kalau kami makan sendiri juga. Hyung mau?” Taem memandang Jonghyun dengan wajah polosnya sembari menawarkan ayamnya pada Onew.

 

“Aishhh kau ini…..” sudahlah. Untunglah kalian sudah ketemu. Sekarang kita makan. Aku sudah kelaparan sejak tadi.” Onew akhirnya menjatuhkan dirinya lemas di kursi disamping Taem. Kelima orang lainnya meniru perbuatan Onew dan langsung memesan makanan dengan wajah lapar. Sementara itu Key, Minra dan Taemin hanya bisa melongo melihat keenam orang yang baru datang terlihat sedikit kesal. Bukankan mereka yang meninggalkan kami, jadi kenapa mereka menyalahkan kami sekarang??? orang-orang aneh. begitulah yang ada di benak mereka bertiga.

 

Tidak lama kemudian acara makanpun selesai. Mereka bersiap pulang karena taman hiburan sudah mulai ditutup.

 

“Minra-ah. Terima kasih sudah menjaga Taem hari ini. Jeongmal Gomawoyo. Seharusnya tadi kami tidak memisahkan diri dan sibuk dengan urusan masing-masing. Kita seharusnya tetap bisa bersenang-senang bersama. Mianhae, Jeongmal Mainhaeyo” Onew tiba-tiba membungkukkan badannya pada Minra.

 

“Eh, Cheonmaneyo Oppa. Aku senang kok. Sudah lama aku tidak punya teman bermain seheboh dia. Sungguh, tidak apa-apa. Aku senang kalian mengajak kami hari ini. Gomawo.” Minra balas membungkukkan badannya.

 

Onew tersenyum pada mereka bertiga. “kau senang kan? Mianhae, hyung tadi meninggalkanmu.” Kali ini pertanyaan itu ditujukan pada Taemin.

 

“Ne, aku senang. Gomawo hyung..” Taem memeluk hyungdeulnya di tengah kegelapan jalan taman hiburan..

 

Akhirnya keinginan Taemin untuk jalan-jalan terpenuhi sudah. Walaupun pada awalnya dia sempat kecewa karena hyungdeulnya sibuk dengan urusan masing-masing, namun akhirnya semua bahagia. Kini mereka bersiap pulang untuk menghadapi tugas rutin sebagai entertainer.

 

>The End

One thought on “The Day at The Park [Fanfiction]

  1. Pingback: Annyeonghaseyo… A-sin Imnida ^^ [Share] « I am Hottest ♔ Queen's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s